Aplikasi bank data kesehatan menambah beban

Sampai dengan tahun 2010, sudah beberapa aplikasi yang diluncurkan ke daerah, misalnya aplikasi data inventory (2006), spm dan komunikasi data (2007), dan bank data kesehatan (2010). Aplikasi ini semuanya menganut metode entry data kompilasi, artinya data rekap yang dijumlah di daerah kemudian dimasukkan ke aplikasi ini.

Aplikasi data inventory sudah hilang atau tidak digunakan lagi (kembali manual) di excel. Yang masih ada yaitu aplikasi SPM dan tahun 2010 ini tambah lagi satu aplikasi bank data kesehatan. Cara kerja aplikasi bank data kesehatan tersebut membebani kami di daerah karena dientri tersendiri dulu di file excel, kemudian diupload ke aplikasi bank data kesehatan. Itu kan artinya menambah beban, karena aplikasi data SPM dan bank data kesehatan tersebut, datanya sudah ada dalam profil kesehatan.  Jadi, petugas daerah mengentri tiga kali untuk data yang sama.

Padahal, salah satu tujuan menggunakan aplikasi elektronik apalagi secara online adalah untuk memudahkan pengguna. Tetapi jika menambah beban, seharusnya perlu dipertimbangkan.

Saran saya, Pusdasure semestinya membuat satu aplikasi profil kesehatan yang out put nya 3, antara lain profil kesehatan, SPM dan hasil yang diinginkan pada aplikasi bank data. Kalau aplikasinya seperti ini, petugas hanya mengentri satu kali tetapi hasilnya langsung 3 yaitu profil kesehatan, SPM, dan autput bank data kesehatan mulai dari Kab./Kota, propinsi dan pusat.  By sudar.

7 Responses to “Aplikasi bank data kesehatan menambah beban”


  1. 1 Chandra Saja Maret 12, 2010 pukul 9:27 am

    seeee ttuuuuuu jjjuuuuuuuuuuu

  2. 2 hary Maret 27, 2010 pukul 5:39 pm

    sampean wis pinter-pinter, idealnya memang gitu mas data spm, profil kesehatan kab/kota, profil propinsi dan profil nasional, untuk data yang sama harus sama cukup sekali upload, demikian pula untuk data dasar puskesmas. Namun ada beberapa keterbatasan yang bagusnya kita diskusikan di darat. tks

  3. 3 setiawati April 2, 2010 pukul 7:34 pm

    aku setuju mas karo panjenengan

  4. 4 Chandra April 3, 2010 pukul 1:54 am

    saran saya, kenapa tidak aplikasi ini terlink dgn tabel profil, kawan2 di kab ngisi tabel, kirim ke kita di provinsi tinggal upload tabelx slesi deh. jdi gk perlu lagi ngentry file spreadsheet.

  5. 5 Ihm hambuako April 29, 2010 pukul 9:04 am

    stuju bang…mudah2an orang surdatin baca ini artikel..selama ini sistem informasi kesehatan ga jelas mau di bawa kemana…tiap tahun aplikasi berubah padahal data yang diminta dan di input sama aja…
    http://dinkesbanggai.wordpress.com

  6. 6 saya Oktober 7, 2010 pukul 10:01 am

    memang ideal dan harapannya ke arah 1 aplikasi yang mengakomodasi data2 yg dibutuhkan pusat (dari prov dan kab/kota) juga provinsi (dr kab/kota) sehingga teman2 di sumber data bekerja efisien dan efektif. usaha ke arah sana terus dilakukan, tidak mudah memang. seperti diketahui menyatukan keinginan banyak kepentingan tdk mudah tapi harus terus diusahakan. masukan, usulan dan kritikan sangat diharapkan agar berjalan maju

  7. 7 ihm hambuako April 23, 2011 pukul 2:20 am

    satu masukan lagi sebaiknya aplikasi yang dibuat yaitu aplikasi yang membuat data individu,yang bisa digunakan oleh pengelola data di Puskesmas yang merupakan basic data kesehatan…(SIMPUS DATA INDIVIDU) Sehingga apapun permintaan data dari Pusat sampai kabupaten dapat terakomodir klu aplikasinya memuat data individu…itu baru namanya Bank Data Kesehatan….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Prakata

simkes-kelas


Salam ....

Terima kasih atas kunjungan anda di Weblog Karya Siswa Sistem Informasi Kesehatan [SIMKES] IKM UGM Angkatan 2006. Saya mengundang pula kepada kawan-kawan kiranya dapat berpartisipasi menuangkan saran dan pemkirannya lewat Weblog ini.


Wasalam ....

Arsip Tulisan Kami

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 291,443 Kali di Baca

RSS DetikiNet

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: