Menentukan Kebutuhan Data

PRINSIP : Perbedaan administrasi suatu sistem informasi kesehatandan perbedaan data yang dibutuhkan. Setiak tingkatan administratif memiliki peran yang tidak sama, sehingga kebutuhan datanyapun berbeda-beda. Tidak semua kebutuhan data dapat dipenuhi melalui sistem pengumpulan data rutin. Data yang tidak sering dibutuhkan atau hanya diperlaukan untuk kelompok populasi tertentu dapat diperoleh melalui penelitian atau survei menggunakan sampel. yang dibutuhkan dalam sisitem pengumpulan data dapat terpenuhi dan hanya sebagian data yang dapat terpenuhi untuk pelajaran khusus dan untuk survey penelitian.

LANGKAH-LANGKAH:

1. Mendefenisikan perbedaan aturan/fungsi untuk setiap level program unggulan.

contoh umum sebagai berikut :

Tingkat Administrasi

Desa : Mencari kasus dan fungsi penyediaan pelayanan

Kabupten : Monitoring dan supervisi perencanaan program dan evaluasi

Provinsi : Perencanaan program dan evaluasi

Nasional :Membuat kebijakan

2. Mengindikasikan indikstor fungsi dari masing-masing tingkatan

catatan :

Beberapa tingkatan terutama tingkat atas memerlukan data dari menteri atau departemen yang berhubungan dengan kesehatan

3. Merumuskan formula dan mengidentifikasi variabel dari data-data yang dibutuhkan  untuk menghitung indikator-indikator tersebut.

4. mencari sumber elemen-elemen data yang berbeda baik berupa numerator maupun denominator dari masing-masing indikator.

Sumber utama data berupa :

  • laporan rutin sistem manajemen informasi kesehatan dari kementerian kesehatan
  • studi dan supervisi dari kementrerian kesehatan
  • sistem informasi kesehatan lainnya dan dibawah tanggung jawab institusi atau agensi lainnya. (contoh: sistem pencatatan angka kelahiran dan kematian biasanya dibawah departemen kehakiman atau BPS dan data Gizi oleh kementerian Pertanian).

ISSUE

  1. Tugas dan fungsi dari unit yang berbeda dalam pemanfaatan data yang belum terolah.
  2. kebutuhan minumum data dasar
  3. membedakan data yang seharusnya termasuk dalam sistem pengumpulan data dari data yang terbaru yang dihasilkan dari studi dan survey.               
  4. Kemampuan dari staf dari tingkatan yang berbeda-beda mengidentifikasi kebutuhan data, sangat lemah dalam pemahaman indikator-indikator.

 Afra, Rahmad, Hidayat,Yul.

1 Response to “Menentukan Kebutuhan Data”


  1. 1 Tien September 5, 2006 pukul 1:48 pm

    Permasalahannya kalau data di dapat dari penelitian dan survey memerlukan biaya yang besar dan waktu yang khusus untuk melakukannya.
    Saran saya sebaiknya pengumpulan data tetap dilakukan secara rutinitas, dan ini dapat dilakukan terus, agar tidak bosan bagi pelaksananya maka diperlukan suatu komitmen atasan untuk terus mendorong staf pelaksana pengumpul data agar dapat melaksanakan dengan rasa tanggung jawab dan tanpa beban bahkan dibuat suatu suasana bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari hobynya. Disamping itu atasan juga dituntut untuk bisa menghargai hasil karya stafnya untuk itu diperlukan adanya reewod .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Prakata

simkes-kelas


Salam ....

Terima kasih atas kunjungan anda di Weblog Karya Siswa Sistem Informasi Kesehatan [SIMKES] IKM UGM Angkatan 2006. Saya mengundang pula kepada kawan-kawan kiranya dapat berpartisipasi menuangkan saran dan pemkirannya lewat Weblog ini.


Wasalam ....

Arsip Tulisan Kami

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 291,427 Kali di Baca

RSS DetikiNet

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: