Arsip untuk Kategori 'Uncategorized'



Rencana Studi ke Purworejo

Selamat berpuasa Pak Anis

Pak bagaimana kelanjutan rencana studi banding dinkes prov kepri ke purworejo. Surat dari kepri apa sudah diterima. Pihak Purworejo juga sudah dikirim surat, tetapi belum ada balasan. Mohon difasilitasi Pak dengan Dinkes Purworejo.

Pak, elearning simkes nya kok tak bisa di akses (pesannya masih dalam tahap perbaikan)

trus gimana mendapatkan informasi terbaru dan tugas-tugas bagi PJJE Kepri ? Kalau ada tugas buat teman2 reguler, kami PJJE huga di beri info ya Pak,

Terimakasih Pak, selamat berpuasa juga bagi teman2 Reguler

Belajar Efektif handbook Berbahasa Inggris

Sungguh belajar yang sangat berlian dengan berkumpulnya cara belajar orang dewasa yang dilakukan kawan – kawan di Pasca Sarjana IKM UGM, dalam waktu beberapa jam kami telah dapat menyelesaikan sebuah buku. Kalau saudara – saudaraku akan melihat hasil kerjanya lihatlah di file Sistem Informasi. Dan hal ini dilakukan para mahasiwa peminatan SIMKES. Semoga hasil kerja ini bermanfaat bagi yang membacanya. Dari Dwi Karyono Budi.

9.UJICOBA SYSTEM(versi lain)

PRINSIP-PRINSIP

Sebelum diimplementasikan, suatu sistem harus diujicoba pada kondisi yang mencerminkan kondisi sebenarnya

LANGKAH-LANGKAH UJI COBA SYSTEM

1. Langkah pertama :Menyiapkan petunjuk untuk uji coba, petunjuk ini memuat pertanyaan-pertanyaan berikut :

-DIMANA

Memilih tempat dimana uji coba sistem tersebut akan dilakukan.Diperlukan pengembangan kriteria untuk menentukan lokasi uji coba.Dapat berupa faktor teknis seperti tingkat keahlian dan kualifikasi staf di wilayah, pertimbangan praktis seperti letak wilayah, dukungan infrastruktur dan kerjasama staf.

SIAPA

Siapa yang akan menjadi peserta uji coba. Ini penting untuk menentukan type pengguna dan penyedia data.

APA

Apa yang menjadi tujuan dari diadakannyauji coba ini, khususnya aspek-aspek apa saja dalam HMIS yang akan diujicoba.

BAGAIMANA

Alat-alat dan mode apa saja yang akan dikembangkan untuk pengumpulan data secara sistematis hingga diperoleh formulir uji coba yang efisien.

BERAPA LAMA

Berapa lama uji coba tersebut akan dilakukan

2.Langkah Kedua:Orientasi staf yang terlibat dalam uji coba

1)Jelaskan tujuan dan prosedur uji coba

2)Lakukan pelatihan bagi pengguna dan penyedia data di wilayah uji coba

3)Laksanakan kegiatan uji coba

4)Buat laporan

5) Rumuskan rekomendasi dari hasil uji coba

 

ISU

(1)Penerapan mekanisme monitoring yang proaktif dan sistematis selama fase uji coa

(2)Pembaharuan perangkat lunak secara sistematis di semua unit yang telah diinstalkan sistem

(3)Yakinkan bahwa semua elemen dan staf telah siap

 

Review System

Review Sebuah Sistem

Prinsip

Jangan Merusak sistem yang sudah ada, bangun kekuatan dan pelajari kelemahandari sistem yang sudah ada

Langkah-langkah

  1. Inventaris formulir yang ada, dari buku dan meida lain yang dapat digunakan
  2. menilai kualitas adata mengunakan formulir yang ada..aspek-aspek yang termasuk dalam penilaian

    a.       ketepatan,

    b.      kelenkapan

    c.       memenuhi syarat 

   d.      tepat wktu

3.   Menentukan pemecahan masalah yang ada pada pengumpulan data

4.   faktor yang menentukan suatu komponen di HMIS

-  Pengolahan Data

- Analilis data

- Penyebarluas data

- Suplay dan logistik

- Pengembangan staf

- kerjasama,koordinasi dan komunikasi antar dinas kesehatan dengan

   lintas sektoral

5. Aspek yang dibutukan dalam indentifikasi sistem

-  di pertahankan

-  diperbaharui

-  dihilangkan

6.Membuat dan melaporkan hasil penilaian

7. Mendiskusikan hasil penilaian dengan pimpinan

CREATED BY KELOMPOK 1

Arif Rizaldi,Alfred AM Saleh and Amran Halim

10. SISTEM MONITORING DAN EVALUASI

Prinsip :

Tujuan dari monitoring dan evaluasi tidak fokus pada kesalahan dan keterbatasan tetapi terhadap asprk-aspek lain yang positif. Sistem ini dapat melakukannya seperti mengidentifikasin kapan kesalahan itu dilakukan dasar pengembangan sistem (monitoring dan Evaluasi.

Langkah-langkah :

1. Rencana Pengembangan Sistematik Sistem Monitoring dan Evaluasi.

    a. Apakah Monitoring dan Evaluasi itu ?

    b. Bagaimana cara melaksanakannya ?

    c. Siapa yang melaksanakannya ?

    d. Berapa frekuensi yang bisa dikondisikan ?

    e. Bagaimana pelaksanaan dari disaminasi sistem ?

    f. Apa umpan balik dari evaluasi untuk dapat diperbaiki ?

2. Mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan untuk pelaksanaan monotoring dan 

   evaluasi.

3. Prioritas kegiatan terletak pada tersedianya sumber daya dan kebutuhan.

4. Rencana pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

5. Dokumen dan diseminasi hasil kegiatan monitoring dan evaluasi.

6. Buat rekomendasi dari hasil kegiatan monitoring dan evaluasi.

ISU

1. Pelembagaan monitoring dan evaluasi menjadi kegiatan yang rutin (tetap) dan menjadi

   sumber koresponden.

2. Menyediakan petunjuk teknis dan sumber lain untuk monitoring dan evaluasi.

Tabel 10.1 : Kegiatan Pengumpulan Data untuk Evaluasi pada HMIS

Area :  

Data dan Kompilasi Laporan

Variabel Utama

1. Kwalitas data : Waktu, Komplit, akurasi dan reliabel

2. Koreksi Indikator.

3. Kepercayaan pada sumber data.

4. Masalah-masalah oleh staf Puskemas/pustu pada memasukan data pelaporan.

5. Keakuratan formulir yang bisa digunakan pada level Nasional, Propinsi,Kabupaten/Kota   sampai ke desa.

Metode Pengumuplan Data.

1. Interview pada tokoh masyarakat.

2. FGD

Petugas Pengumpul Data

1. Konsultan Evaluasi HMIS

 simkes 2006 : Said M. Dhamri, Riganta, Rony Mendrofa, Dharma Heri Putra.

Menentukan Kebutuhan Data

PRINSIP : Perbedaan administrasi suatu sistem informasi kesehatandan perbedaan data yang dibutuhkan. Setiak tingkatan administratif memiliki peran yang tidak sama, sehingga kebutuhan datanyapun berbeda-beda. Tidak semua kebutuhan data dapat dipenuhi melalui sistem pengumpulan data rutin. Data yang tidak sering dibutuhkan atau hanya diperlaukan untuk kelompok populasi tertentu dapat diperoleh melalui penelitian atau survei menggunakan sampel. yang dibutuhkan dalam sisitem pengumpulan data dapat terpenuhi dan hanya sebagian data yang dapat terpenuhi untuk pelajaran khusus dan untuk survey penelitian.

LANGKAH-LANGKAH:

1. Mendefenisikan perbedaan aturan/fungsi untuk setiap level program unggulan.

contoh umum sebagai berikut :

Tingkat Administrasi

Desa : Mencari kasus dan fungsi penyediaan pelayanan

Kabupten : Monitoring dan supervisi perencanaan program dan evaluasi

Provinsi : Perencanaan program dan evaluasi

Nasional :Membuat kebijakan

2. Mengindikasikan indikstor fungsi dari masing-masing tingkatan

catatan :

Beberapa tingkatan terutama tingkat atas memerlukan data dari menteri atau departemen yang berhubungan dengan kesehatan

3. Merumuskan formula dan mengidentifikasi variabel dari data-data yang dibutuhkan  untuk menghitung indikator-indikator tersebut.

4. mencari sumber elemen-elemen data yang berbeda baik berupa numerator maupun denominator dari masing-masing indikator.

Sumber utama data berupa :

  • laporan rutin sistem manajemen informasi kesehatan dari kementerian kesehatan
  • studi dan supervisi dari kementrerian kesehatan
  • sistem informasi kesehatan lainnya dan dibawah tanggung jawab institusi atau agensi lainnya. (contoh: sistem pencatatan angka kelahiran dan kematian biasanya dibawah departemen kehakiman atau BPS dan data Gizi oleh kementerian Pertanian).

ISSUE

  1. Tugas dan fungsi dari unit yang berbeda dalam pemanfaatan data yang belum terolah.
  2. kebutuhan minumum data dasar
  3. membedakan data yang seharusnya termasuk dalam sistem pengumpulan data dari data yang terbaru yang dihasilkan dari studi dan survey.               
  4. Kemampuan dari staf dari tingkatan yang berbeda-beda mengidentifikasi kebutuhan data, sangat lemah dalam pemahaman indikator-indikator.

 Afra, Rahmad, Hidayat,Yul.

MENINGKATKAN SIMKES

PRINSIP : ” pengembangan sistem informasi manajemen kesehatan (simkes) selalu berkembang, dimana para pelaku yang terlibat di bidang ini secara dinamis mengembangkannya”

LANGKAH-LANGKAH :    1. Meninjau kembali Monitoring dan evaluasi dari aktivitas simkes.   2. Mengedintifkasi kembali aspek-aspek sistem informasi manajemen kesehatan guna mengembangkan kembali fungsi utama dari simkes, adapun aspek yg dibutuhkan : Mengembangkan simkes sebagai pengontrol data; Mengembangkan kapasitas; Menentukan mekanisme; Mengembangkan strategi; Meningkatkan kerjasama; Menyatukan dan membuat inisiatif.   3. Mengedintifikasi sumber-sumber daya yang dibututhkan untuk mengemplementasikan dari opsi yang berbeda guna pengembangan simkes.   4. Prioritas pada opsi yang berbeda, hal ini terkait dengan derajat, kepentingan, kebutuhan & ketersediaan sumber-sumber daya guna penerapan yang tepat.   5. Menyiapkan jadwal aktivitas.   6. Mengerjakan aktivitas yang berbeda yang dibutuhkan untuk meningkatkan simkes.   7. Monitoring dan Evaluasi terhadap hal-hal yang baru pada simkes.

ISSU    : 1.  Mempertahankan Kepentingan diantara para pengambil keputusan yang berbeda guna kelanjutan pengembangan simkes.  2. Menyiapkan sumberdaya guna mengembangkan aktivitas yang berbeda guna penyakit simkes.  3. Selalu aktif berkoordinasi dengan penyandang dana yang berbeda guna meminimalkan kesalahan pada saat pengumpulan data.  4. Memastikan keberadaan tim untuk meninjau kembali simkes setelah fase percobaan.

kelompok 12 : Dwi Karyono Budi, Moch. Boedi Soetanto, Chandra

BIODATA SIMKES ANGKATAN 06

Untuk keperluan pembuatan buku angkatan SIMKES 06 maka di harapkan bapak dan ibu untuk dapat mengisi biodata yang dapat di download filenya  biodata dan dikirim ke email amyonansa@gmail.com

MANAJEMEN DATABASE

Hampir setiap hari di tempat kerja saya menyebutkan database-database, ternyata membuat database tidak semudah diucapkan. Materi Manaj. Db banyak memberikan cakrawala berfikir berkaitan dengan data – informasi, terutama berkaitan dengan pembuatan perencanaan dan penyusunan program di daerah. Bahkan merupakan sumber utama untuk pengambilan keputusan dan kebijakan. Agar Mhs benar-benar menguasai materi ini, diperlukan banyak praktikum.

Kenapa Bunker Memakan Korban

Setelah diamati bunker yang dibuat untuk perlingdungan hanya untuk melindungi dari bencana awan panas, bukan untuk perlindungan dari lava, dan juga kanapa harus berlindung di bunker sementara hanya beberapa meter saja sudah mencapai daerah aman, kenapa bunker memakan korban ? (kalau bunker sudah makan minumnya apa ?)

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »


Prakata

simkes-kelas


Salam ....

Terima kasih atas kunjungan anda di Weblog Karya Siswa Sistem Informasi Kesehatan [SIMKES] IKM UGM Angkatan 2006. Saya mengundang pula kepada kawan-kawan kiranya dapat berpartisipasi menuangkan saran dan pemkirannya lewat Weblog ini.


Wasalam ....

Arsip Tulisan Kami

Blog Stats

  • 154,903 Kali di Baca

http://anotherfool.wordpress.com/jacp/

Visit Indonesia 2008