Arsip untuk Kategori 'pengalaman dari daerah'



Selamat ber “Studi Lapangan”

Saya ucapkan selamat kepada seluruh rekan-rekan kelas SIMKES, atas kegiatan studi lapangannya ke Purwuredjo, semoga hasil observasinya menjadi pengalaman belajar yang baik untuk rekan-rekan. Dan jangan lupa kirimkan ya ke saya hasil yang didapat disono.

Wassalam, Said Damrie.

Pembentukan Tim Pengelolaan SIK di Kab.Bintan Kep.Riau

Hari ini Rabu, 6 September 2006 saya telah di tunjuk dan di SK kan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Bintan sebagai Ketua Tim Pengelolaan SIK Kabupaten Bintan tahun 2006 – 2008. 

Dasar penunjukkan ini adalah presentasi saya pada hari Senin, 4 September 2006 di hadapan Kadis, dan Para Kabid serta Kasie. Pesan moral yang saya sampaikan pada presentasi ( ± 90 menit) tsb adalah pengalaman belajar saya selama 2 minggu di M-SIMKES IKM UGM. Presentasi ini juga saya kaitkan dengan Renstra Pembangunan Kesehatan Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau  Tahun 2006 – 2010. 

Adapun Visi Pembangunan Kesehatan kami adalah : ”PELAYANAN KESEHATAN BERMUTU YANG MERATA, ADIL DAN TERJANGKAU MENUJU KABUPATEN BINTAN SEHAT”. Dan Misinya adalah : 

1.       Meningkatkan dan Memantapkan manajemen dan kinerja serta mutu pelayanan kesehatan di semua tingkat administrasi dan unit-unti pelayanan;2.       Meningkatkan dan mengembangkan promosi kesehatan dan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah-tengah kehidupan masyarakat;3.       Meningkatkan kinerja dan memperkuat upaya-upaya pengendalian penyakit dan mewujudkan lingkungan sehat, serta penanggulangan masalah gizi masyarakat;4.       Meningkatkan kualitas Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Kantor Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten, Puskesmas dan Jaringannya;5.       Memantapkan kemitraan lintas sektoral dan pemberdayaan masyarakat. 

Khusus Misi ke-Empat, kegiatan dilaksanakan melalui : 

1.           Melaksanakan penataan SIK disemua tingkat administrasi ; 2.           Mefasilitasi pelaksanaan SIK disemua tingkat administrasi, termasuk penyediaan bimbigan tehnis, sarana dan prasarana;3.           Melaksanakan pengelolaan data dan informasi kesehatan;4.           Menyusun dan memproduksi Profile Kesehatan Kabupaten;5.           Menyiapkan dan dan mengembangkan kemampuan tehnis sumber daya tenaga SIK;6.           Melaksanakan pengembangan jejaring SIK antar Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau, sampai ke tingkat provinsi dan pusat (Depkes.RI);7.           Menyelenggarakan administrasi dan operasional pelaksanaan SIK. 

 

Faktor kendala yang saya hadapi adalah : Pengalaman saya dan staf masih terbatas dalam membuat, menyusun program dan pengelolaan database.Sedangkan faktor pendukung yang saya miliki disamping dukungan kebijakan Kadis, adalah tersedianya Sarana pendukung (ruangan kerja, meubeleir, komputer, dll) yang cukup memadai. 

Dengan bermodalkan semangat “KEPEMIMPINAN MBAH MARIDJAN” pada hari ini sedang dilakukan pemasangan Jaringan Internet (LAN) secara on Line oleh pihak Telkom (selama ini saya menggunakan Telkomnet Instant). Beberapa aktifitas lain yang berkaitan erat dengan Manajemen Database, saya bersama Tim telah menetapkan Visi “SIK adalah salah satu aktor utama  keberhasilan Pembangunan Kesehatan Kabupaten Bintan 2006-2010”. Serta secara pribadi saya mencoba menggunakan beberapa slidenya Pak Anis untuk mensosialisasikan SIK dan Manajemen Database kepada Staf. 

Harapan kedepan, mudah-mudahan saya dan Tim mampu melaksanakan amanah ini. 

 

Pengamatan Sistem informasi kesehatan di Kota X

1. Sistem Suveilans Epidemiologi

Komponen input :

- SDM : SDM surveilans epid di Dinas Kesehatan Kota X sudah terlatih dengan pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat. Demikian juga halnya dengan tenaga Surveilans yang di Puskesmas, Dari 25 Puskesmas yang ada semuanya sudah pernah mengikuti pelatihan surveilans epid.

- SARANA : Dinas kesehatan kota X, sudah tersedia Komputer dengan specifikasi yang cukup bagus dan terhubung dengan sistem LAN yang berhubungan langsung dengan sistem pelaporan Sub din lain…..

2. Pengumpulan Data Rutin

3. Pengumpulan Data Vertikal

4. Pengumpulan Data Administrasi

5. Pengumpulan Data statistik vital

Bersambung………

solihin,simkesugm06

Kenapa Bunker Memakan Korban

Setelah diamati bunker yang dibuat untuk perlingdungan hanya untuk melindungi dari bencana awan panas, bukan untuk perlindungan dari lava, dan juga kanapa harus berlindung di bunker sementara hanya beberapa meter saja sudah mencapai daerah aman, kenapa bunker memakan korban ? (kalau bunker sudah makan minumnya apa ?)

Kondisi sistem informasi kesehatan di berbagai daerah

Merupakan suatu anugerah bahwa mahasiswa SIMKES UGM tahun 2006 berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda, baik dari kondisi geografis, kemampuan SDM, sistem kesehatan maupun status kesehatan masyarakatnya. Kenyataan tersebut semestinya harus dipandang sebagai potensi untuk menggali pengalaman yang berbeda dari berbagai daerah.

Diskusi kondisi sistem informasi kesehatan di beberapa daerah

Pengalaman pak Solihin dari DKK Balikpapan menunjukkan bahwa akibat kebijakan desentralisasi, sumber informasi rutin dari rumah sakit vertikal tidak berjalan secara optimal. Di sisi yang lain, bu Yanti dari Dinkes Buton mengatakan bahwa integrasi di daerah dengan kondisi sumber daya yang terbatas pun bisa berjalan. Apa kuncinya….

« Halaman Sebelumnya


Prakata

simkes-kelas


Salam ....

Terima kasih atas kunjungan anda di Weblog Karya Siswa Sistem Informasi Kesehatan [SIMKES] IKM UGM Angkatan 2006. Saya mengundang pula kepada kawan-kawan kiranya dapat berpartisipasi menuangkan saran dan pemkirannya lewat Weblog ini.


Wasalam ....

Arsip Tulisan Kami

Blog Stats

  • 152,054 Kali di Baca

http://anotherfool.wordpress.com/jacp/

Visit Indonesia 2008