Hari ini Jumat 8 Mei 2009 , salah seorang mahasiswa Simkes angkatan 2006 an. Sukmawati akan menyeminarkan hasil penelitiannya di depan penguji dan pembimbingnya di gedung IKM UGM Yogyakarta pada pukul 15.00 WITA. Kami mengucapkan selamat dan sukses.
Arsip untuk Kategori 'karya ilmiah'
Tinjauan Pengelolaan dan Pemanfaatan Situs Web Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Tahun 2007
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 3 CommentsTags: information sharing, pemanfaatan, pengelolaan, pengguna, situs web
Intisari
Solihin, Hari Kusnanto, Lutfan Lazuardi
Latar belakang: Kewajiban penyebaran informasi kepada masyarakat merupakan salah satu tugas pemerintah yang merupakan tahap pertama dari tingkatan layanan e-government. Untuk menjawab tantangan pengembangan e-government tersebut serta menerapkan suatu sistem information sharing kesehatan masyarakat di Kota Balikpapan pada awal 2007 diluncurkan penggunaan situs web. Keberhasilan peluncuran situs web tersebut tentunya sangat tergantung pada bagaimana pengelolaan dan pemanfaatan situs web Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dan pemanfaatan situs web dkk-bpp.com oleh Manajemen dan pengguna internal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan rancangan studi kasus, hasil penelitian disajikan secara deskriptif. Subjek penelitian yaitu web admin, manajemen dinas kesehatan, manajemen Puskesmas, pengguna dinas kesehatan dan Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan jalan melakukan observasi terhadap situs web dkk-bpp.com, wawancara mendalam, penyebaran kuesioner dan check list penilaian kualitas situs web, serta pegumpulan data sekunder yang behubungan dengan pengembangan situs web dkk-bpp.com.
Hasil: Baca Selengkapnya
Pengembangan Sistem Pelaporan Cepat PWS Kejadian Luar Biasa Berbasis SMS di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 2 CommentsTags: kejadian luar biasa, pelaporan cepat, PWS, SMS
Intisari
Maulidin Noor, Hari Purnomo, Anis Fuad
Latar belakang: Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, KLB penyakit akan memperbesar peningkatkan angka kesakitan dan kematian , disamping juga berdampak pada pariwisata, ekonomi dan sosial. Salah satu sistem pelaporan surveilans yang digunakan di puskesmas untuk kewaspadaan dini penyakit adalah format laporan pemantauan wilayah setempat kejadian luar biasa, Kabupaten Banjar dengan jumlah desa 288, 16 kecamatan dan 23 buah puskesmas pengiriman laporan masih bermasalah, terutama untuk ketepatan dan kelengkapannya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan bagaimana agar pelaporan PWS KLB di Kabupaten Banjar tepat waktu serta terjamin kelengkapannya,sehingga dapat digunakan untuk sistem kewaspadaan dini kejadian luar biasa penyakit.
Metode: Penelitian ini bersifat deskriftif-kualitatif melalui pendekatan action research. Unit analisis adalah pengelola program surveilans puskesmas, petugas fungsional epidemiologi kabupaten, Kasubdin P2M dan Kasie. Surveilans, informasi didapatkan melalui telaah dokumen, pengamatan, dan wawancara, informasi dianalisis dengan teknik kualitatif menurut tahapan action research.
Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa dengan sistem pelaporan manual yang selama ini dipakai di puskesmas, maka tingkat kelengkapan laporan dan ketepatan waktu penyampaian laporan ke dinas kesehatan kabupaten masih bermasalah (di bawah target).
Pengembangan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Program Imunisasi di Kota Palangka Raya
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 5 CommentsTags: Pengembangan, PWS Imunisasi, Sistem Informasi Geografi
Intisari
Lilyk Rakhmawaty, Hari Kusnanto, Anis Fuad
Latar belakang:Saat ini pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) berkembang pesat di berbagai bidang termasuk di bidang kesehatan. SIG mempunyai kemampuan untuk menampilkan informasi spasial dan non spasial secara berkesinambungan. Sebagai penanggung jawab program imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya belum memanfaatkan SIG. Kegiatan analisis melalui pemantauan wilayah setempat (PWS) masih dilakukan secara sederhana. Sangat penting melakukan pemantauan terhadap cakupan pelayanan dan dampak program sehingga daerah risiko tinggi terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dapat terdeteksi. Dengan adanya aplikasi SIG untuk PWS Imunisasi diharapkan dapat membantu monitoring program.
Tujuan: Mengembangkan sistem informasi berbasis wilayah untuk PWS Imunisasi di Kota Palangka Raya yang meliputi identifikasi kebutuhan, desain sistem dan pemanfaatan sistem.
Analisis Spasial Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Faktor Risiko Diare di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Tahun 2007
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 4 CommentsTags: faktor risiko diare, PHBS, Spasial
Intisari
Vera Elfiatri, Hari Kusnanto, Lutfan Lazuardi
Latar belakang: Diare adalah salah satu penyakit yang sering terjadi di masyarakat karen pola hidup yang kurang bersih dan sehat. Angka prevalensi diare di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan mencapai 1.092 kasus pada tahun 2007. Teknik pengambilan sampel purposive area random sampling dari beberapa jorong-jorong yang ada di Kecamatan Sangir. Dari permasalahan tersebut diatas maka peneliti ingin memotret beberapa aspek yang dapat mempengaruhi prevalensi diare, yang dilihat dari perilaku hidup bersih dan sehat dalam hal penggunaan jamban keluarga, penggunaan air bersih, pembuangan sampah dan kebiasaan mencuci tangan.
Pemodelan ini diharapkan dapat menghasilkan model spasial yang menentukan kerentanan wilayah terhadap penyakit diare di Kecamatan sangir.
Tujuan: Mengetahui manfaat pemodelan spasial dalam menentukan tingkat kerentanan wilayah terhadap penyakit diare, mengetahui adanya hubungan penggunaan jamban keluarga, penggunaan air bersih, pembuangan sampah dan kebiasaan mencuci tangan dengan prevalensi diare dan manfaat informasi spasial dalam meningkatkan manajemen pengendalian diare di wilayah dengan tingkat kejadian kasus yang tinggi.
Metode: Prevalensi diare tinggi ditemukan di Kecamatan Sangir sebanyak 132 kasus menggunakan penghitungan sample size calculator dengan tingkat kepercayaan 95 %. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan menggunakan pedekatan desain case control. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan software GeoDa dan SaTScan.
Hasil: Hubungan antara penggunaan jamban keluarga dengan kasus diare diperoleh hasil z value = – 4,820473, p = 0,000001 (p<0,05), hubungan antara penggunaan air bersih dengan kasus diare ketahui bahwa nilai z value = 2,810922 dan p = 0,0049401 (p < 0,05), hubungan antara pembuangan sampah dengan kejadian diare diperoleh nilai z value = -0,5995125 dan p= 0,5488311 (p>0,05) dan hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan kasus diare diperoleh nilai z value= 0,3934589 dan p = 0,6939806 (p>0,05). Baca Selengkapnya
Pengembangan Database Sarana Pelayanan Kesehatan dan Tenaga Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Buton
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 5 CommentsTags: database, kesehatan, MySQL, pelayanan, pengguna
Intisari
Rasdiyanti, Hari Kusnanto, Anis Fuad
Latar belakang: Pengembangan sistem informasi ditujukan untuk mendukung ketersediaan data dan informasi bagi manajemen kesehatan, pelaksana pelayanan serta pengembangan jaringan informasi yang bersifat komprehensif. Pemerataan tenaga kesehatan ditunjang dengan tersedianya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang merupakan faktor utama untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Kurangnya sarana pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan masih merupakan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten Buton, terutama pada daerah terpencil.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan database sarana pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang berbasis komputer untuk mengurangi duplikasi dan fragmentasi data sarana pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Buton.
Metode: Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan action research. Kolaborasi peneliti dan subyek penelitian diperlukan untuk mengembangkan database sarana pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna. Data dan Informasi diperoleh dengan melakukan telaah dokumen, wawancara mendalam dan pengamatan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Sistem Informasi Akademik Menggunakan Framework Zachman di Akademi Keperawatan Muara Bungo
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 4 CommentsTags: Add new tag, Framework Zachman, kerangka kerja Zachman, sistem informasi akademik, sudut pandang
Intisari
Rahmad Fitrie, Eko Nugroho, Anis Fuad
Latar belakang
erkembangan teknologi informasi bidang pendidikan saat ini memungkinkan untuk melakukan aktivitas akademik secara online. Dalam rangka mendorong dan memfasilitasi perguruan tinggi yang ingin mengembangkan teknologi sistem informasi komputer, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) telah membangun suatu jaringan komputer antar perguruan tinggi yang dinamakan INHERENT (Indonesia Higher Education Research Network). Saat ini Akademi Perawat Muara Bungo, sebagai penyelenggara jenjang pendidikan tinggi tenaga kesehatan, belum memiliki sistem informasi komputer yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Maka dari itu, analisis kebutuhan sistem informasi sangat perlu dilakukan di Akper ini. Kerangka kerja Zachman dipilih sebagai kerangka kerja analisis kebutuhan ini karena dapat melihat permasalahan bisnis dalam pengembangan sistem informasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembagan sistem informasi akademik yang mendukung strategi pengembangan sistem informasi akademik sesuai kebutuhan pengguna/stakeholder di Akper Muara Bungo. Baca Selengkapnya
Pengembangan Situs Web Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah
Diterbitkan November 1, 2008 karya ilmiah 1 CommentTags: action research, situs web, website
Intisari
Latar belakang: Dengan perkembangan teknologi saat ini, mengembangkan situs web sangat mudah dilakukan. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana membuat informasi yang disajikan dapat dikelola secara berkelanjutan, bagaimana melibatkan stakeholder yang ada serta bagaimana menjaga kesesuaian informasi yang disediakan. Untuk itu, penelitan ini mencoba mengeksplorasi bagaimana proses pengembangan situs web Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan partisipasi para pengguna dalam perancangan situs web.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan stakeholder Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah terhadap situs web baik bentuk, isi, maupun desainnya serta langkah pengembangannya. Baca Selengkapnya
EVALUASI PENERAPAN SISTEM KOMPUTERISASI REGISTRASI DAN RAWAT JALAN DI RSU MAYJEN H.A. THALIB KABUPATEN KERINCI
Diterbitkan Mei 3, 2008 karya ilmiah 3 CommentsTags: evaluasi
Keyword:Kegunaan, pengguna, teknologi, komputerisasi
Publish date: Net Blankon, 03 Mei 2008
Author: IL Afra, SKM., M.Kes
Latar Belakang: Dalam Rencana Program Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS) tahun 2007-2009. sasaran ke-14 akan dicapai secara bertahap dengan target tahun 2009 seluruh Kabupaten/Kota, Rumah Sakit Pusat, Rumah Sakit Daerah, dan Provinsi telah terhubung dan memanfaatkan secara optimal jaringan online ke Departemen Kesehatan. Penerapan sistem komputerisasi di bagian registrasi dan rawat jalan RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci merupakan tahap awal dari penerapan SIMRS berbasis komputer secara keseluruhan yang didasari oleh keinginan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta makin meningkatnya jumlah kunjungan pasien baik rawat inap maupun rawat jalan.
Tujuan: Mengevaluasi sistem komputerisasi registrasi dan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Davis yaitu teori Technology Acceptance Model, dari aspek manfaat yang dirasakan oleh user, sikap pengguna terhadap penggunaan teknologi, mengetahui kemudahan penggunaan (ease of use), manfaat (usefulness), sikap dan perilaku pengguna terhadap sistem komputerisasi.
Baca Selengkapnya







Komentar Anda