SIKNAS online bermula pada tahun 2007 dengan menyewa jaringan dengan bekerjsama dengan beberapa vendor, termasuk PT.Patracom. Jaringan tersebut dapat digunakan secara online mulai dari Depkses Pusat, Dinkes Provinsi dan Kab/Kota seluruh Indonesia untuk mengentri data, telepon dan video conference (pusat & prov). Selama dioperasikannya, bukan berarti mulus, tetapi masih banyak komplain dari daerah, terutama pada kesinambungan berfungsinya begitupun kecepatan aksesnya. Namun pada bulan Desember 2008, jaringan tersebut terputus karena masa kontrak Depkes dengan PT. Patracom habis. Bukan hanya jaringan yang putus, tetapi seluruh fasilitas yang digunakan telah diangkut oleh PT. Patracom karena pemenang tendernya bukan lagi PT. Patracom. Kegiatan SIKNAS online terhenti total selama 5 bulan.
Pada bulan Mei 2009, telah diiformasikan kepada pengelola SIKNAS online di daerah bahwa aplikasi SIKNAS online dapat dientri pada internet karena aplikasinya sudah di uploadĀ ke internet.
Pemikiran saya, kenapa bukan dari dulu digituin. Daripada sewa begitu mahal, hasilnya juga tidak memuaskan. Kost biaya sewa itu digunakan aja untuk peningkatan kualitas data dan informasi di daerah. Karena sebenarnya yang menjadi masalah selama ini bukan pengirimannya, tetapi pengumpulannya dari unit yang paling bawah. Unit paling di bawah inilah yang perlu dibenahi supaya busway (istilah Pusdatin) ada penumpangnya.
Ketika unit paling bawah serta SDM nya sudah mantap, baru sewa jaringan… (ini fikiran bodoh saya), atau mungkin ada pemikiran jitu dari pembaca, silahkan dituangkan demi masukan untuk pemantapan SIKNAS kita.
By
Sudarianto.


Haha…kat mana-man pun begitu pak
seperti di malaysia jugak ada saja masalah nak diakses
Salam kenal… hidup perawat…..kapan-kapan kontek ya….
Selama ini kitA BICARA TEKNOLOGI canggih sebagai sarana mengahsilkan informasi yg canggih pula, memang ada benernya. Tapi alangkah baiknya benahi dulu bagaimana proses pengumpulan data yang ada di tingkat bawah (Puskesmas) apakah sudah benar. Ingat istilah GIGO ( garbage in garbage out), sampah yang masuk maka sampah pula yg akan keluar bagaiamnapun canggihnya alat pengolah sampah
Simpang siur….Server Not Found